时间:2026-04-04 16:27:20 来源:网络整理 编辑:politik
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor li rtp helo4d
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam 'sweetener'-nya,rtp helo4d
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan akan memberikan insentif untuk program konversi motor bensin menjadi motor listrik, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kementerian ESDM.
“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya,” ucap Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.
Akan tetapi, ia belum menentukan berapa jumlah target motor yang akan dikonversi, maupun nilai subsidi yang akan digelontorkan untuk program konversi motor listrik.
Target maupun jumlah insentif akan dibahas dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Transisi Energi.
Baca juga: Pemerintah targetkan konversi motor listrik hingga 6 juta per tahun
Baca juga: Prabowo bentuk satgas transisi energi percepat konversi motor listrik
“Satgas kan baru dibentuk, saya rapat satgas dulu baru nanti saya akan laporkan,” ucap Bahlil.
Konversi motor bensin menjadi motor listrik, kata Bahlil, merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi polusi dan melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan.
Diwartakan sebelumnya, Bahlil mengumumkan pemerintah membentuk Satgas Percepatan Transisi Energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.
Ia menyampaikan skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.
Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang2026-04-04 16:12
OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat2026-04-04 15:31
Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya2026-04-04 15:07
Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo2026-04-04 15:03
Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic2026-04-04 14:47
41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 20262026-04-04 14:28
Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo2026-04-04 13:58
Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter2026-04-04 13:55
Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic2026-04-04 13:53
Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal2026-04-04 13:45
Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya2026-04-04 16:06
Iran klaim gelombang serangan ke2026-04-04 15:48
Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia2026-04-04 15:39
Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi2026-04-04 15:29
Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan2026-04-04 15:03
Libas Persebaya 52026-04-04 14:51
Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 20262026-04-04 14:28
Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya2026-04-04 14:24
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series2026-04-04 14:15
Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar2026-04-04 14:03